Marketing Yang Tangguh dari Asuransi - Fuji Astuty

Rabu, September 20, 2017

Marketing Yang Tangguh dari Asuransi

http://promopremi.com/wp-content/uploads/2015/04/asuransi1.png


Mengapa kita perlu berasuransi? Apakah asuransi itu penting?

Begitu banyak pertanyaan yang ada di pikiran kita mengenai asuransi. Kita tahu bahwa kata asuransi tidak asing pada kita. Tetapi banyak orang yang tidak memahami asuransi. Hal ini kita tidak mau tahu mengenai asuransi. Kita tahu bahwa hidup ini tidak bisa kita prediksi. Hari ini keadaan kita sehat-sehat namun kita tidak tahu esoknya keadaan kita sehat atau sebaliknya. Maka dibuatlah sistem dalam menjaga kehidupan finansial kita untuk tetap aman saat risiko hidup itu datang, dan kita mengenalnya dengan asuransi.

Asuransi merupakan suatu bentuk perjanjian di mana seorang penanggung mengikat diri kepada tertanggung dengan menerima premi untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan maupun kehilangan dari keuntungan yang diharapkannya, yang disebabkan suatu peristiwa yang dideritanya.

Di Indonesia, masih banyak orang yang tidak suka berasuransi. Karena belum menyadari manfaat dari asuransi. Asuransi memiliki beberapa manfaat, antara lain : berjaga-jaga apabila terjadi hal-hal yang tidak diingikan terjadi, memberikan perlindungan di dalam finansial, investasi, dan perencanaan keuangan.


Hal ini, bagian pemasaran yang kurang gencar memberikan informasi kepada masyarakat awam. Image dari masyarakat awam terhadap asuransi masih minus dikarenakan klaim yang dilakukan pihak penanggung saat terjadi peristiwa dideritanya. Sehingga melebar ke masyarakat lainnya. Tentu saja akan mempengaruhi bagi masyarakat lainnya.
Kenapa hal itu terjadi? Banyak pihak pemasaran memberikan info kepada orang yang belum bergabung ke perusahaan memberikan informasi yang tidak jelas. Sehingga saat kita melakukan klaim, banyak masyarakat kecewa. Dan menganggap semua asuransi itu sama. Padahal tidak semua asuransi seperti itu. Saat kita ingin berasuransi, kita harus melihat profil perusahaan asuransi, premi yang harus kita keluarkan dan apa yang akan kita terima. Dan pihak pemasaran yang harus bijak memberikan info yang cukup detil kepada pihak yang ingin bergabung di perusahaan asuransi tersebut.

Maju mundurnya sebuah perusahaan dipegang oleh pihak pemasaran. Demikian pula di perusahaan asuransi, pihak pemasaran harus memiliki strategi agar perusahaannya terus berkembang. Semua perusahaan berupaya memproduksi dan memasarkan produknya untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan baik. Maka perusahaan-perusahaan asuransi juga menyediakan produk-produk asuransi, yaitu : asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi mobil, asuransi pendidikan, dan asuransi properti.

Ada beberapa marketing dari perusahaan asuransi melakukan suatu kebohongan sehingga menjebak bagi si pihak penanggung, kebohongan itu dilakukan agar banyak orang mau melakukan asuransi pada perusahaannya. Namun, tidak semua marketing seperti itu. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat awam harus jeli dan jangan mudah percaya apa yang dikatakan pihak pemasaran. Kita harus cari tahu dulu profil perusahaan asuransi tersebut. Untuk bagian pemasaran perlu menampilkan orang-orang yang telah bergabung di perusahaan asuransinya. Dan memberikan testimoni, hal ini menjadi penarik bagi orang yang hendak bergabung di perusahaan asuransinya.



Begitu banyak perusahaan asuransi di Indonesia, hal ini akan timbul persaingan dari berbagai perusahaan asuransi. Maka, ada cara-cara yang dilakukan oleh pihak pemasaran untuk membuat seseorang itu bergabung di perusahaan asuransinya, misalnya dengan membuat undian, bila kita sudah bergabung untuk pertama kalinya maka kita akan dapat no undian, yang akan diundi. Dan bila no kita keluar, kita akan dibiayai jalan-jalan ke luar negeri. Hal ini sangat menarik bagi orang untuk mau bergabung di perusahaan asuransi. Tidak hanya itu saja, sering kita menjumpai pihak pemasaran selalu berpenampilan yang menarik dengan bahasa yang santun. Sehingga kita tertarik untuk mendengar penjelasannya. Ada satu hal yang membuat saya simpati pada pihak pemasaran, walau kita berusaha menolak namun mereka tetap tidak putus asa menghubungi kita dengan nada yang tidak memaksa walaupun itu membujuk kita. Selain itu, kita juga bisa menjadi agen di dalam asuransi sebagai job freelance. Dan ini juga menjadi wadah bagi kita dalam berkarier maupun memenuhi kebutuhan hidup.

2 komentar:

  1. Banyak perusahaan asuransi bermunculan dengan tawaran yang menarik. Jadi bingung pilihnya...

    BalasHapus
  2. Iya kadang-kadang penjelasan agent asuransi nggak pas ke masyarakat. Ada juga ngomongnya manis banget di awal-awal, begitu kita udah buat asuransinya, urusan klaim ternyata tak semudah pembicaraan awal.

    Agent asuransi ke depannya musti terbuka dan transparan agar masyarakat ke depannya gak merasa dibohongi.

    BalasHapus

Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *