April 2018 - Fuji Astuty

Kamis, April 19, 2018

(Review Drama Korea) Moonlight Drawn By Clouds
April 19, 2018 2 Comments

Saat ini saya akan mereview drama korea Moonlight in the Love. Dalam kisah ini menceritakan tentang seorang anak perempuan yang menyamar menjadi seorang anak laki-laki yang bernama Hong Sam Nom. Dia berprofesi sebagai orang yang menyatukan seorang laki-laki dengan perempuan dalam suatu hubungan dan  menjadi harmonis. Namun, saat ia disuruh seorang laki-laki untuk menuliskan surat cinta pada seorang perempuan ternyata perempuan itu adalah seorang putri, peristiwa tersebut membawa dia bertemu dengan putra mahkota karena putra mahkota ingin mengetahui siapa pengirim surat cinta. Hong Sam Nom dipaksa untuk menjadi Jung Do Hyung untuk menemui perempuan itu yaitu tuan putri, tetapi yang ia temui adalah putra mahkota yang  menyamar menjadi rakyat biasa. Hong Sam Nom tidak menyadari bahwa laki-laki itu adalah putra mahkota. Kisahpun dimulai, Putra Mahkota kesal dengan ulah Hong Sam Nom, dan Hong Sam Nom pun menjuluki Putra Mahkota dengan sebutan sendok emas. Kemudian Hong Sam Nom pun bertemu dengan Kim Yong Sung yang merupakan cucu dari perdana menteri sekaligus teman kecil putra mahkota, namun hubungan mereka tidak baik akibat ulah perdana menterinya.

Akibat hutang yang cukup besar, akhirnya Hong Sam Nom pun dijual untuk menjadi kasim. Dan Hong Sam Nom pun bertemu kembali dengan putra Mahkota. Tetapi Hong Sam Nom tidak tahu bahwa sendok emas itu adalah putra Mahkota. Sendok emas berusaha agar Hong Sam Nom menjadi pelayannya. Hong Sam Nom berusaha untuk menggagalkan menjadi kasim. Di istana itu dia pun berkenalan dengan Kim Bung Yun yang juga teman dekat dari putra mahkota. Dalam kisah Hong Sam Nom berusaha untuk menggagalkan diri menjadi kasim ia pun bertemu dengan putri adiknya putra mahkota, dan dia baru menyadari bahwa surat itu ditujukan untuk tuan putri. Dan dia pun menyadari bahwa apa yang dilakukannya adalah bisa berakibat fatal. Namun, dia pun diselamatkan oleh putra mahkota. Dan disaat itu, Kim Byung Yun mengingatkan putra mahkota untuk jujur mengenai dirinya bahwa dia adalah Putra Mahkota. 

Akhirnya, Hong Sam Nom pun lulus menjadi kasim. Tentu saja dia kesal dan ingin menemui putra mahkota, namun dia dihalangi oleh sendok emas dan Kim Byung Yun. Dan putra mahkota pun menghibur mereka berdua agar mereka betah untuk tinggal di istana. Hong Sam Nom ditugaskan di kediaman Putra Mahkota, dan Putra Mahkota menyadari bahwa dia harus jujur kepada Hong Sam Nom bahwa dia bernama Lee Young dan dia adalah Putra Mahkota. Dan mereka adalah teman. Karena saat Hong Sam Nom sedang menemani tuan putri adiknya Putra Mahkota dari anaknya permaisuri Park, Hong Sam Nom menanyakan siapa nama sendok emas. Dan dia tidak suka dipanggil dengan sebutan anak anjing. Dan Hong Sam Nom memberitahukan bahwa dia bernama Hong Sam Nom. Namun, sendok emas tidak memberitahukan dirinya. Kemudian Hong Sam Nom pun bertemu kembali dengan Kim Yong Sung. 

Saat di perpustakaan, putra Mahkota mau tidak mau harus jujur bahwa dia adalah putra Mahkota kepada Hong Sam Nom. Tentu saja, Hong Sam Nom pun terkejut. Kisah pun terus bergulir. Tanpa disadari Hong Sam Nom, Kim Yong Sung menyukai dirinya. Dan cinta segitiga pun terjadi. Saat Hong Sam Nom menggantikan penari gisaeng yang hilang akibat ulah ibu Ratu yang berniat menggagalkan rencana Putra Mahkota untuk menghibur utusan China. Mau tidak mau, Hong Sam Nom pun menjadi penari, khawatir ketahuan ia memakai cadar. Tetapi cadar itu tidak menutupi kecantikan. Putra Mahkota pun mulai jatuh hati, dia penasaran dan curiga bahwa penari itu adalah Hong Sam Nom. Kim Yong Sung makin menyukai Hong Sam Nom, karena dia melihat kecantikan Hong Sam Nom sebagai seorang perempuan. Dan dia berusaha menutupi identitas diri Hong Sam Nom, karena kalau ketahuan itu akan membahayakan diri Hong Sam Nom. Setiap kali Putra Mahkota memandang Hong Sam Nom, dia teringat dengan perempuan yang menari itu, sehingga tatapan dan perilaku Putra Mahkota terhadap Hong Sam Nom pun lain, seperti seorang laki-laki yang sedang jatuh cinta. Dan rumor pun berkembang bahwa putra Mahkota menyukai laki-laki. Putra Mahkota berusaha menghindari perasaan ini, karena dia tahu ini tidak boleh. Sebab kasim Hong adalah laki-laki, hingga dia selalu kesal dengan Hong Sam Nom. Tanpa disadari Hong Sam Nom, Kasim Ma juga mengetahui identitas diri Hong Sam Nom. Dan dia mulai menjebak Hong Sam Nom kepada utusan China yang ternyata juga tertarik dengan Hong Sam Nom saat menari. 
Dan Hong Sam Nom pun selamat dari cengkeraman utusan China, karena Putra Mahkota menyelamatkan dirinya. Putra Mahkota berusaha untuk mengendalikan perasaannya terhadap Hong Sam Nom, tapi dia tidak bisa memungkiri perasaannya. Dan ibu Ratu mengambil kesempatan itu, untuk memancing emosi Putra Mahkota dengan menangkap kasim Hong dan memarahinya gara-gara Kasim Hong membantu kasim Ma menyampaikan isi hatinya pada pelayan tuan putri. Namun, kasim Hong pun selamat dari hukuman ibu Ratu. Ibu Ratu dan kasim Sung berusaha membongkar jati diri kasim Hong, kasim Hong pun selamat karena diselamatkan oleh Kasim Ma. 

Akibat tindakan kasim Hong yang membantu kasim Ma untuk menyampaikan perasaannya pada pelayan tuan putri. Akhirnya, putra Mahkota beranikan diri untuk membuat surat menyatakan perasaannya. Dan segera menemui kasim Hong untuk memberikan surat tersebut. Di kediaman kasim Hong, disitulah rahasia kasim Hong terbongkar tanpa disadari kasim Hong, putra Mahkota melihat kasim Hong sedang berdandan sebagai seorang perempuan, dan putra Mahkota teringat dengan penari tersebut. Dan dia pun tersenyum bahwa perasaannya tidak salah. Esoknya dia pun mengatakan bahwa dia menyukai Hong Sam Nom, tanpa memberitahukan kepada kasim Hong bahwa dia sudah mengetahui kasim Hong itu adalah perempuan. Kasim Ma dan pelayan tuan putri diijinkan oleh Putra Mahkota untuk keluar istana dan hidup bahagia bersama, karena di istana hubungan kasim dengan pelayan (dayang) dilarang. Kasim Hong berusaha menghindar dan menolak perasaan putra mahkota, apalagi saat dia melihat putra mahkota bersama dengan putri dari menteri Jo yang bernama Jo Ha Yun, Hong Sam Nom sangat cemburu. Hong Sam Nom berpikir bahwa Putra Mahkota menyukai Jo Ha Yun.  Dan Putra mahkota pun berusaha meyakinkan kepada Hong Sam Nom akan perasaannya, hingga ketahuan oleh kasim Hong bahwa putra Mahkota sudah mengetahui dia adalah perempuan. Kasim Hong mengatakan dia tidak pernah menjadi seorang perempuan. Putra Mahkota pun makin berusaha meyakinkan kepada Hong Sam Nom, akhirnya Hong Sam Nom pun luluh karena dia juga mencintai Putra Mahkota. Namun, Hong Sam Nom harus patah hati karena Putra Mahkota dijodohkan dengan putri dari perdana menteri. Sedangkan Putra Mahktota tidak menyukai putri dari perdana menteri karena dia sangat menyukai Hong Sam Nom, hingga Putra Mahkota pun bertanya kepada Jo Ha Yun mengapa ia mau menikah dengan Putra Mahkota, Jo Ha Yun menjawab, ia ingin klannya berkembang. Lalu Putra Mahkota menjawab itu akan terjadi namun Jo Ha Yun akan hidup kesepian.

Rahasia Hong Sam Nom pun sebagai seorang laki-laki pun terbongkar, ternyata ayah Hong Sam Nom adalah seorang pemberontak di bawah naungan kelompok awan putih yang telah banyak membunuh prajurit raja dan juga berniat membunuh Raja. Akibat tindakan raja yang kurang bijaksana. Dan Hong Sam Nom pun bertemu dengan ibunya. Dan pertemuan itu dibantu oleh Putra Mahkota, karena Putra Mahkota pernah buat keinginan pada acara menerbangkan lentera, putra mahkota menuliskan keinginannya yaitu dia berharap agar kasim Hong segera bertemu dengan ibunya. 

Identitas Hong Sam Nom makin terbuka, bahwa dia adalah Hong Ra On, dan dicari oleh banyak orang. Satu kelompok menginginkan dia sebagai untuk menggerakkan massa agar menyerang bentuk pemerintahan, dan satu sisi Hong Sam Nom akan dibunuh karena dia sangat berbahaya. Akhirnya, Putra Mahkota mengetahui bahwa Hong Sam Nom adalah putri dari orang yang hendak membunuh raja. Dia pun terkejut. Tapi perasaan dia tidak bisa hilang karena dia tetap menyukai Hong Sam Nom. 

Kisah pun berlanjut, hingga Hong Sam Nom bertemu dengan ayahnya ternyata masih hidup. Dan tidak hanya identitas Hong Sam Nom yang terbongkar, melainkan kematian dari ratu yang merupakan ibunya Putra Mahkota pun terbongkar, selain itu bayi ibu Ratu pun terbongkar dia melahirkan bayi perempuan. Akhir cerita, dalang peristiwa itu adalah ibu Ratu dan juga perdana Menteri yang merupakan kakek Kim Yong Sung yang mempunyai keinginan untuk mengusai kerajaan, dan dia berharap Kim Yong Sung bisa menggantikan posisi raja. Namun, keinginan itu tidak terkabul. Ternyata saat masih kecil, perdana menteri meminta peramal untuk meramalkan tentang kehidupan cucunya, bahwa Kim Yong Sung meninggal muda, dan dia tidak mempercayainya. Ternyata ramalan itu benar bahwa Kim Yong Sung meninggal muda, dia meninggal karena harus menyelamatkan kasim Hong dari orang-orang yang hendak membunuhnya. Mendengar cucunya meninggal perdana menteri pun bunuh diri dengan pistol Kim Yong Sung sendiri. Sedangkan ibu Ratu harus dihukum. Dan putra Mahkota pun diangkat jadi raja. Hubungan Putra Mahkota dengan Jo Ha Yun pun berakhir, dimana Jo Ha Yun menyadari bahwa ia sangat sedih akibat cinta yang bertepuk sebelah tangan dan memilih untuk meninggalkan istana. Sedangkan hubungan tuan putri dengan Jung Do hyung pun terjalin. Gimana dengan hubungan asmara dengan Hong Sam Nom? Di akhir episode putra Mahkota pun menemui Hong Sam Nom yang sudah menjadi Hong Ra On, dan mereka pun menjalin hubungan dengan penuh bahagia. 

Reading Time: