Indonesi Bersama dengan Orang-orang Kreatif - Fuji Astuty

Jumat, Desember 07, 2018

Indonesi Bersama dengan Orang-orang Kreatif

Setiap orang diberikan suatu kelebihan oleh Allah. untuk itu, kita perlu mengetahui apa sih kelebihan kita. Sekarang ini banyak tes-tes yang diadakan oleh Lembaga dalam hal mengetahui baik karakter mapun kelebihan seseorang. Sehingga memudahkan bagi kita dalam meraih impian kita. 

Tanggal 7 Desember 2018, Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, Ditjen Informasi dan komunikasi publik, Direktorat pengelolahan media mengadakan suatu kegiatan yang dinamakan flashblogging dengan tema " 4 Tahun Indonesia Kreatif". Yang dilaksanakan di Hotel Grand Aston. Sebelum acara ini dimulai, para peserta yang telah mendaftar melalui online harus registrasi ulang ke meja panitia dan acara ini mengundang peserta berjumlah 200 orang dan peserta ini lebih banyak bila dibandingkan tahun sebelumnya.


Dimana acara ini dibuka oleh Ibu Farida Dewi Maharani yang menjelaskan mengenai teknologi saat ini. Dan masyarakat harus memanfaatkan karena bisa memberikan kemudahan bila dimanfaatkan dengan benar arah dan tujuannya kemana dan juga harus bisa kreatif karena jangan mau jadi konsumen. Acara ini dimulai jam 09.00 wib - 16.00 wib. Kegiatan ini merupakan sosialisasi 4 tahun pemerintah Kabinet Kerja, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika. 


Selanjutnya acara ini diisi oleh Bapak Andoko Darto dari Tenaga Ahli Krmkominfo RI menjabarkan bahwa "untuk bisa menjadi seorang anak muda yang memimpin negaranya harus bias memanfaatkan kreatifitasnya." 

Oleh karena itu, Pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif atau BEKRAF menjadi suatu wadah bagi orang-orang yang kreatif. dalam menyalurkan bakatnya. ada 6 (Enam) kategori anak muda yang dipaparkan oleh Bapak Andoko Darto, diantaranya :
1. Creator, misalnya musisi, start up dan lainnya.
2. Peduli, misalnya relawan, senang membantu orang dan lainnya.
3. Biasa, misalnya sebagai pekerja, fans dan lainnya.
4. Pahlawan, misalnya atlit, dan lainnya.
5. Cendikiawan, misalnya Pendidikan, orang yang senang belajar, dan lainnya.
6. Eksplorer, misalnya orang yang senang jalan-jalan, pecinta alam, dan lainnya.

Dari pemaparan tersebut maka kita dapat mengetahui di kategori mana. Alangkah sayangnya seorang pemuda maupun pemudi bila tidak meningkatkan potensinya, maka akan ketinggalan banyak hal. saat ini banyak para pemuda-pemudi menunjukkan potensinya melalui sosial media baik itu Instagram, twitter, facebook dan saat ini sedang trend dengan dunia youtubernya. Ini menunjukkan banyak pemuda-pemudi Indonesia yang kreatif. Untuk itu, kita harus meningkatkan lagi agar menjadi lebih kreatif, apalagi pemerintah sangat mendukung untuk itu.



Tidak ada komentar:

Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *