September 2019 - Fuji Astuty

Selasa, September 03, 2019

Sensasi Rasa di Pucuk Coolinary Festival
September 03, 20190 Comments


Tanggal 29 Agustus 2019, saya dan teman-teman Blogger Medan diundang oleh pihak Teh Pucuk Harum di warung Kudeta, Jl. Hang Tuah, Medan. Kegiatan ini dimulai dari jam 12.00 wib hingga 14.30 wib. Ini merupakan media gathering sebelum dilaksanakannya “Pucuk Coolinary Festival” mulai dari 31 Agustus hingga 1 September 2019, di Lapangan Parkir Plaza Medan Fair.Tidak hanya dari para Blogger saja yang diundang ada juga dari beberapa media. 

Ternyata kota Medan ini adalah kota ke 2 (dua) setelah kota Yogyakarta yang sebelumnya telah sukses digelar pada akhir Maret 2019 lalu dalam kegiatan “Pucuk Coolinary Festival” di tahun 2019. Wah ... ini menjadi suatu kehormatan bagi kota Medan. Sebelumnya, Teh Pucuk Harum telah mengadakan kegiatan ini di tahun 2018, di kota Malang, Bandung dan Jakarta.


Sekitar jam satu siang, MC yang tidak asing lagi yaitu mbak Ketty membuka acaranya dengan memperkenalkan dua pembicara yang sudah hadir yakni Mas Kitto Kristanto selaku Junior Brand Manager Teh Pucuk Harum dan Leonardo selaku co-founder akun IG @makanmana. Ia mengungkapkan apresiasinya terhadap Teh Pucuk Harum dengan adanya Pucuk Coolinary Festival yang hadir di Kota Medan, “Dengan digelarnya event kuliner seperti Pucuk Coolinary Festival tentunya bisa menjadi wadah untuk mendorong bisnis para UMKM kuliner yang terlibat. Saya pun sangat mengapresiasi Teh Pucuk Harum yang tidak memungut biaya sewa maupun bagi hasil. Tenant-tenant kuliner yang terlibat di acara ini pun sangat menarik, pastinya foodies tidak boleh melewatkan festival kuliner yang satu ini. Saya sudah tidak sabar kesana untuk berburu kuliner baru yang belum pernah saya cicipi,” ungkap Leo.

Kota Medan merupakan salah satu kota yang terbesar di Indonesia dan juga memiliki etnis dan budaya paling beragam, dari Melayu, Batak, Jawa, Mandailing, Tiong Hoa, Hindia dan lainnya. Hal itu membuat kuliner yang ada di Medan menjadi istimewa dan beragam pula karena dipengaruhi oleh ciri khas dari berbagai suku yang ada di kota tersebut. Maka tidak salah Medan disebut sebagai destinasi wisata kuliner favorit.

Sebagai produk RTD Tea atau Ready To Drink Tea No 1 di kategori non-cup Jasmine berdasarkan riset AC Nielsen pada tahun 2018, Teh Pucuk Harum memahami bahwa Medan memiliki potensi kekayaan kuliner yang tidak kalah dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia sehingga patut untuk diapresiasi. Untuk itu, Teh Pucuk Harum kembali mempersembahkan festival kuliner terbesar yaitu Pucuk Coolinary Festival dengan tema ‘Temukan Rasa Favoritmu’ untuk memperkenalkan berbagai kuliner favorit di kota yang dikunjungi. Para pengunjung yang ingin meramaikan festival kuliner akbar ini tidak perlu khawatir untuk mengantri tiket masuk karena gratis. Wah, makin asyik deh. 

Jadi semakin penasaran mengenai “Pucuk Coolinary Festival” meskipun hanya beberapa hari lagi kegiatan tersebut akan digelar. Karena di tanggal 29 Agustus 2019 ini, Teh Pucuk Harum juga membuat sedikit penampilan berupa ‘Spicy King Noodle Contest”, teman-teman saya mengikuti kontes ini, dimana teman-teman saya harus makan mie yang memiliki rasa pedas yang tidak bisa diuraikan dengan kata-kata rasa pedasnya, dan siapa yang bisa memakan mie tersebut dia yang menang. Kontes ini juga akan digelar di acara “Pucuk Coolinary Festival”. Rasa penasaran saya pun semakin bertambah.

Akhirnya, kontes hari ini dimenangkan oleh teman saya yakni, Eko sebagai juara pertama, lalu ada bang Hardi, dan juara tiga adalah Yoga, kemudian teman-teman yang lainnya walaupun tidak memenangkan namun tetap mendapat hadiah hiburan. 



Hari yang dinanti pun tiba, hari ini tanggal 31 Agustus 2019 Teh Pucuk Harum melaksanakan kegiatan yang dikenal dengan “Pucuk Coolinary Festival” di kota Medan. Sebelum dibuka acara ini, terlebih dahulu kita dapat menyaksikan tari persembahan sebagai pembukanya. Walau matahari cukup menghangatkan tidak mengurangi antusias para media dan blogger juga pengunjung untuk menyaksikannya. Kemudian, kata sambutan pertama oleh Pak Henry David Kalangie selaku National Sales & Promotion Head PT Mayora Indah Tbk. 



Menurutnya, dengan adanya event ini semoga dapat memberikan pengalaman yang tidak dapat terlupakan untuk mencicipi aneka kuliner lokal dan dapat mengikat daya beli sehingga mendorong penjualan UMKM di Medan. Kata sambutan berikutnya adalah dari Bapak Ir. H Akhyar Nasution, M.Si selaku Walikota Medan yang menceritakan mengenai Medan sebagai kota yang kaya akan kulinernya apalagi tradisionalnya kalau Melayu sangat khas dengan kue Rasidahnya, dan masih banyak yang lainnya. Selanjutnya, acara yang dinantipun tiba Pak Henry dan Pak Walikota menyalakan sirine tanda Pucuk Coolinary Festival resmi dibuka di Medan.



Festival ini juga melibatkan lebih dari 80 tenant kuliner favorit yang terbagi atas 3 (tiga) zona rasa, antara lain pedas, manis, dan gurih. Teh pucuk Harum ingin memberikan pengalaman wisata kuliner dimana para foodies bisa menikmati kuliner favorit Medan, sehingga bisa menemukan rasa favoritnya. Festival ini tidak hanya menyajikan menu makanan yang beragam dari 80 tenant kuliner, melainkan ada juga penampilan musik dari musisi lokal Medan. Tidak hanya itu saja, Teh Pucuk Harum akan mengadakan kegiatan “Bagi-bagi 10.000 porsi Mie Balap Mail selama acara berlangsung kepada para pengunjung. Lalu caranya gimana? Dengan menunjukkan 2 botol teh pucuk harum rasa apa aja dan kemasan apa saja, maka para pengunjung bisa mendapatkan 1 porsi mie balap Mail. 



Masih ada lagi kegiatan lainnya selama acara berlangsung, antara lain ada sesi “Happy Hour” yang menawarkan harga spesial di jam-jam tertentu yaitu potongan harga senilai 10.000 berlaku untuk di semua tenant. Untuk mendapatkan potongan tersebut, pengunjung membeli paket minuman teh pucuk harum seharga Rp 20.000,- maka pengunjung akan mendapatkan potongan harga senilai Rp 10.000,-. 
Setiap para foodies melakukan pembayaran terhadap makanan yang dibeli di tenant-tenant tersebut, kwitansinya dapat ditukarkan dengan undian grand prize 1 unit Yamaha NMAX untuk satu hari dan kartu penilaian terhadap tenant-tenant untuk kuliner favoritnya dan hadiahnya berupa uang tunai. Para tenant kuliner yang terlibat selama dua hari berlomba akan mendapatkan voting dari para pengunjung dimana pemenang favorit dari setiap zona rasa akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai jutaan rupiah dalam memajukan bisnis kulinernya.





Kegiatan ini dibuat sangat hepi bagi para foodies. Para foodies juga bisa mengikuti kompetisi yang dinamakan “Spicy King Noodle Contest” yang dimulai di hari pertama hingga esok hari untuk sesi final. Untuk kompetisi ini di hari pertama dibagi atas 3(tiga) sesi. Untuk sesi pertama, dimulai pukul 16.00 wib – 17.00 wib, sesi kedua yaitu 18.45 wib – 19.30 wib kemudian sesi ketiga yaitu 20.15 wib - 21.00 wib. 


Para pengunjung tidak akan bingung dalam rangkaian kegiatan festival ini, karena saat memasuki gerbang festival, pengunjung dapat melihat rundown acara selama 2 hari. Walaupun acara ini di lapangan terbuka, berbagai fasilitas telah disiapkan oleh panitia, baik itu musholla maupun toilet. Bahkan untuk cuci tangan pun juga sudah disiapkan jadi para pengunjung tidak perlu kebingunan. 
Hari pertama kegiatan ini walaupun cuaca cukup terik tidak membuat para pengunjung ragu untuk keliling melihat tenant-tenant yang ada di festival ini, bahkan di sore hari pun hujan turun, para pengunjung tetap menikmati acara ini. 




Reading Time: