Agustus 2020 - Fuji Astuty

Minggu, Agustus 16, 2020

98% Aloe Vera pada Natur Sleeping Mask
Agustus 16, 2020 17 Comments


Demi sebuah kecantikan, seorang wanita akan melakukan perawatan yaitu di wajah. Bila wajah tidak dirawat maka akan menimbulkan masalah yakni kusam, komedo dan masalah wajah lainnya. Karena itu, kita tidak bisa mengabaikannya begitu saja. Apalagi wajah menjadi hal yang terpenting bagi seorang wanita. Dan ini bisa menimbulkan efek tidak percaya diri bagi si wanita itu sendiri. Baru-baru ini Natur mengeluarkan sebuah produk. Selama ini, kita berpikir Natur hanya mengeluarkan sebuah produk khusus dalam perawatan rambut. Ternyata tidak, Natur telah mengeluarkan sebuah produk untuk perawatan wajah. Dan produk itu bernama Natur Sleeping Mask yang mengandung 98% Aloe Vera. Seperti yang kita ketahui bahwa aloe vera ini memiliki banyak manfaat, yaitu: membantu luka bakar, jerawat, dan kulit kering dan lainnya. Dengan demikian aloe vera bisa membantu untuk menyejukkan kulit wajah kita serta melembabkan kulit sekaligus mencerahkan kulit wajah kita. Beberapa hari yang lalu, saya cukup khawatir dengan masalah di wajah saya yang terlihat kusam. Dengan produk ini saya mencoba untuk menghilangkan kekusaman di wajah saya. Alhamdulillah, lebih baik dari sebelumnya. 

Packaging

Produk ini memiliki isi 100 ml, kemungkinan bisa cukup untuk pemakaian 1-2 bulan, namun tergantung si pemakainya. Dilihat dari kemasannya, warna putih dengan tulisan Natur yang berwarna kuning dan ada gambar aloe veranya maka produk ini menunjukkan memiliki kandungan aloe vera. Produk ini juga telah terdaftar di BPOM RI dan Majelis Ulama Indonesia. Dengan demikian, kita tidak perlu khawatir untuk memakai produk ini. Kemasan produknya sangat simple dan mudah dibawa-bawa. Dan tube flip top putih yang menambah lebih higienis, dan terdapat keterangan ingredients, serta cara pakai maupun tanggal expirednya. Selain itu, kotaknya yang bikin gemes dan bisa dimanfaatin, apakah untuk menyimpan koin, brush, atau aksesoris lainnya. Benar-benar Natur membuat kemasan kotaknya yang kreatif, sehingga bisa dimanfaatin dan tidak perlu dibuang. Tidak hanya itu saja, kotaknya juga memiliki gambar animasi yang lucu dan colorful sehingga tidak bosan melihatnya, kita jadi tahu kapan menggunakan produk ini. Karena, ada gambar seorang perempuan yang sedang tidur. 




Product & Ingredients


Dilihat dari nama produknya, Natur Sleeping Mask Aloe Vera ini untuk melakukan perawatan kulit secara rutin, khususnya di malam hari. Dengan kandungan 98% Aloe Vera, natural hyaluronate, dan juga bebas alkohol. Sehingga kita tidak perlu khawatir untuk memakai produk ini setiap harinya dan aman untuk semua jenis kulit. Produk ini juga memiliki sodium hyaluronate yang merupakan zat turunan dari hyaluronic acid yang biasanya ditemukan pada jagung dan gandum. Dimana zat ini dipercaya akan mampu melakukan hidrasi pada kulit dan bertindak sebagai anti aging, memperbaiki tekstur, serta meningkatkan elastisitas. Tidak hanya itu saja, kandungan ini juga sangat efektif dalam mencerahkan, mencegah penyumbatan minyak yang akan menyebabkan timbulnya jerawat, serta melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. NATUR sleeping Mask Aloe Vera ini memiliki tekstur gel dengan warna bening dan juga memiliki aroma yang khas alami dan sangat menyegarkan serta lembut. Dengan demikian saat kita bangun tidur, maka wajah akan merasa seperti “Happy Hello Good Morning Skin” bila memakai Natur Sleeping Mask ini.



Cara pemakaian

Pemakaian produk ini sangat simple dan mudah, karena texturenya yang gel dan mudah meresap ke kulit. Produk ini dipakai sebelum tidur malam, setelah wajah dibersihkan dengan cleanser, toner, essence dan serum. Setelah itu, Natur Sleeping Mask dipakai keseluruh wajah dan leher tanpa harus dibilas. Sebelumnya, diusap secara merata lalu dipijat perlahan-lahan, kemudian didiamkan semalaman. Keesokan harinya setelah bangun tidur, kulit wajah akan lembab dan lembut.

Before

Sebelum memakai produk ini, wajah saya terlihat kusam dan tampak lelah. Dan itu menjadi suatu masalah pada saya.



Natur Sleeping Mask



After

Setelah produk ini dipakai, wajah saya tidak terlihat kusam, dan tidak terlihat lelah meskipun saya sedang begadang di malam hari. Dan kulit wajah saya lembut dan lembab.


Where to Buy

Produk ini masih terbilang produk baru dari Natur, untuk membeli produknya, kalian bisa cari di Shopee di Natur Official Store. 

Untuk informasi lebih lanjut tentang produk Natur Skin Care bisa cek di Instagram Natur  @naturbeautyid


#HappyHelloGoodMorningSkin
#NaturSleepingMask
#NaturSkinCare
#PilihYangAlami
#AlamiLebihBaik


Reading Time:

Selasa, Agustus 04, 2020

Pembuktian Cinta Melalui Pengorbanan
Agustus 04, 20200 Comments

Tentu kalian mengetahui bahwa kemarin adalah hari raya Idul Adha. Hari raya yang selalu dirayakan setelah sholat Idul Adha maka umat Islam akan melakukan kurban. Kurban yang dilakukan itu bukanlah kurban sembarang kurban, namun ada sejarah di balik itu semuanya. 
Pada hari itu, Nabi Ibrahim ‘alaihisalam harus menepati janjinya kepada Allah selain itu ia harus mengalahkan rasa kecintaannya yang begitu besar kepada putra yang dinantinya untuk memperoleh kecintaan dari Allah ‘Azza wa Jalla.

Dan di hari itu juga putra Nabi Ibrahim yang bernama Ismail ‘alaihisalam rela mengikhlaskan dirinya untuk dikorbankan  karena ia melihat kebenaran dari mimpi ayahnya dan juga rasa cinta ia kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Maka Allah menggantikan Nabi Ismail ‘alaihisalam yang diturunkan dari langit sebagaimana Allah berfirman, “ Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS. Ash-Shaffat : 107). Kenyataannya Nabi Ibrahim tidak melakukan penyembelihan terhadap anaknya, namun Nabi Ibrahim ‘alaihisalam membuktikan kecintaan Nabi Ibrahim ‘alaihisalam sebagai Nabi dan termasuk Ulul Azmi.

Maka, mereka pun mencampakkan dunia bukan karena mereka tidak memerlukannya, yakni dengan mengorbankan putra kesayangannya untuk mengikuti perintah Allah karena keyakinannya pada perintah Allah. 

Berkurban itu memiliki pahala yang sangat besar sekali. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam QS. Al Kautsar : 2, “ Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” Berkurban adalah sunahnya Nabi Ibrahim seperti sabda baginda Rasulullah saw, hal ini dikarenakan kesabaran dan pengorbanan Nabi Ibrahim ‘alaihisalam dan ini menjadi sejarah awal adanya hari raya Idul Adha dan diperingati setiap tahunnya oleh umat Islam di seluruh dunia. Demikian pula rangkaian ibadah haji di Mekkah memiliki hubungan erat dengan kisah dan sejarah dari Nabi Ibrahim ‘alaihisalam. 

Hingga hari ini menjadi sejarah yang terukir sepanjang masa dan akan selalu diperingati oleh umat Islam di seluruh dunia. Allah memberikan cobaan kepada hamba-hambaNya sesuai dengan kemampuannya sekaligus untuk membuktikan keimanan dari seorang hambaNya. Kisah ini akan tetap menjadi ibrah dan pelajaran bagi umat Islam dalam membuktikan cinta kita pada Sang Pemilik Cinta. 

Peristiwa kurban ini tidak hanya kita mengingat sejarah Nabi Ibrahim dengan Nabi Ismail melainkan ada makna di balik peristiwa ini antara lain : 

Pertama, adanya semangat berbagi untuk semua umat Islam. Hari raya Idul Adha bagi setiap Umat Islam yang mempunyai kemampuan dianjurkan untuk membeli kemudian menyembelih hewan kurban. Setelah itu dibagi-bagikan kepada saudara maupun tetangga, terutama kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkannya. Kegiatan tersebut menunjukkan adanya semangat berbagi dan tolong menolong antara sesama serta adanya rasa kepedulian kita kepada saudara, tetangga. Sehingga saudara-saudara di sekitar kita yang belum mampu membeli daging dapat menikmati menu olahan daging. 

Kedua, munculnya rasa pengorbanan yaitu hari Idul Adha ini mengingatkan kita untuk mencapai segala sesuatu yang kita impikan. Semuanya butuh pengorbanan, maka pengorbanan itu wajib dilakukan. Seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim, beliau bersedia mengorbankan putra kesayangannya karena perintah Allah SWT.

Ketiga, adanya sifat keikhlasan. Hari raya Idul Adha sangat erat dengan kegiatan kurban. peristiwa ini mengingatkan umat Islam untuk senantiasa ikhlas atas cobaan yang diberikan oleh Allah Azza wa Jalla. Dengan keikhlasan tersebut, Insyaa Allah kita akan mendapatkan hikmah yang terbaik dari Allah. Mengenai keikhlasan, kita dapat belajar dari peristiwa Nabi Ismail ‘alaihisalam rela disembelihkan oleh ayahnya sendiri. Tidaknya keikhlasan diri melainkan ada bentuk pelaksanaan perintah kepada Allah Azza wa Jalla sebagai bagian dari ibadah melalui pengorbanan diri. Saat Nabi Ismail ‘alaihisalam ikhlas menyerahkan nyawanya, maka Allah pun membalas keikhlasannya dengan usia yang Panjang bahkan derajat kehidupan yang lebih baik. Hal ini dibuktikan dengan umat Islam di seluruh dunia mengenang peristiwa ini setiap tahunnya.

Keempat, mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla. Dilihat dari makna kurban yang dilakukan pada hari raya Idul Adha adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah Azza Wa Jalla, dan juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada keluarga dan saudara melalui Idul Adha.

Kelima, adanya silaturahmi. Hari raya Idul Adha ini menjadi suatu tradisi untuk mengunjungi saudara, interaksi tetangga dan kerabat saat pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dapat terjalin dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Kegiatan ini secara tidak langsung mengingatkan kita supaya tetap menjalin silaturahmi tidak hanya pada hari Raya Idul Adha maupun Idul Fitri melainkan setiap saat kita harus bersilaturahmi sebagai bukti dari keimanan kita kepada Allah Azza wa Jalla.

Keenam, peningkatan ketaqwaan kepada Allah Azza wa Jalla. Berkurban merupakan sebuah perintah yang sudah jelas tertulis di dalam Al Quran dan wajib dilaksanakan bagi umat Islam jika memiliki harta berlebih. Ibadah berkurban bermaksud untuk mengajak kita sebagai umat Islam supaya melaksanakan perintah Allah demi meningkatkan keimanan serta menghindarkan diri kita dari nafsu duniawi.

Ketujuh, adanya peningkatan kualitas diri. Melalui kegiatan ini akan memperkuat rasa empati, kesadaran diri, pengendalian serta pengelolaan diri yang kelak menjadi cikal bakal suatu akhlak terpuji dari seorang Umat Islam. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi. Sebaliknya akhlak yang tercela bersumber dari orang yang bermasalah dari keimanannya dan merupakan pembiasaan dari sifat-sifat setan maupun iblis.

Kedelapan, bahwa segala sesuatunya adalah milik Allah Azza wa Jalla. Dengan adanya hari raya Idul Adha maka umat muslim menyadari apa yang ada di langit maupun di bumi merupakan milik Allah. Penyembelihan yang dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim secara tidak langsung mengajarkan kita bahwa tidak ada apa pun yang dimiliki secara mutlak oleh seorang manusia. Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak perlu menyombongkan diri. Semuanya merupakan titipan dari Allah dan suatu hari Allah akan mengambilnya. Maka kita harus memanfaatkan dengan baik.




Reading Time:

Sabtu, Agustus 01, 2020

Gaya Hidup Sehat The Baldys Bersama Lemonilo
Agustus 01, 20200 Comments

Di masa pandemi ini tidak mengurung niat bagi siapapun untuk melakukan kegiatan. Apakah di rumah atau di luar, namun tetap kita harus mengikuti protokol Kesehatan. Dengan adanya wabah covid-19 ini, banyak kegiatan yang dilakukan secara online, diantaranya event Lemonilo ini. 

Kemarin, tanggal 28 Juli 2020 pukul 12.30 wib Lemonilo melakukan kegiatan secara virtual dengan menggunakan aplikasi zoom. Event ini ingin memperkenalkan Brand Ambassador dari Lemonilo itu sendiri. Selain itu, agar kita semakin mengenal produk-produk apa saja yang diproduksi oleh Lemonilo.

Setiap orang berusaha untuk tetap menjaga kesehatan, dengan adanya wabah ini kita pun semakin lebih menjaga kesehatan kita. dengan memperbaiki gaya hidup kita dan mengarah kepada gaya hidup yang sehat. Tidak hanya di lingkungan kita melainkan pada menu makanan yang akan kita makan.


Lemonilo merupakan startup yang dibentuk oleh tiga orang anak muda Indonesia yaitu Johannes Ardiant (Chief Product & Technology), Ronald Wijaya (Co-CEO) dan Shinta Nurfauzia (Co-CEO). Selain itu Lemonilo merupakan brand healthy lifestyle consumer goods berbasis teknologi dan terus berinovasi menghadirkan produk-produk makanan sehat dan alami untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat Indonesia. Lemonilo berharap supaya dapat menjembatani masyarakat Indonesia melakukan pola hidup yang lebih sehat dengan mudah, enak, dan terjangkau. Salah satu produk andalannya adalah Mie Instan Lemonilo yang dibuat tanpa bahan-bahan berbahaya seperti pengawet, pewarna dan perisa buatan, namun tetap menghasilkan rasa yang enak. Mie instan Lemonilo ini memiliki pewarna dari sayur-sayuran. Selain itu, mie ini tidak digoreng namun dipanggang. Dan memiliki kalori yang rendah. Dan bisa dikonsumsi oleh anak yang berusia 1 (satu) tahun. Dengan demikian mie instan Lemonilo adalah solusi pertama sebagai ‘pilihan lebih sehat’ untuk keluarga Indonesia. 

Mbak Shinta Nurfauzia dan Mas Ronald Wijaya menceritakan alasan memproduksi Mie Lemonilo, yaitu untuk mengajak keluarga Indonesia beralih ke gaya hidup lebih sehat. Menurut Bapak Ronald, Lemonilo ini aman dikonsumsi oleh anak yang berumur 1 tahun. 

Lemonilo tidak hanya memproduksi mie instan saja melainkan juga memproduksi, bumbu masak, kecap dan hands sanitizer. Lemonilo telah memiliki 40 varian produk sehat lainnya. Sekarang The Baldys menjadi Brand ambassador Lemonilo. Namun jauh sebelum menjadi brand ambassador Lemonilo, The Baldys memang penggemar makan Lemonilo, karena memiliki kalori yang rendah, tidak pakai pewarna dan dari bahan alami. Sehingga mereka bisa mengkonsumsi mie Lemonilo sehari sampai 3 kali karena rasanya yang enak.


Shinta Nurfauzia, mengungkapkan alasan keluarga The Baldys dapat menjadi representasi keluarga hebat Indonesia serta rekan yang tepat untuk menyampaikan gagasan Lemonilo akan pentingnya menerapkan hidup sehat kepada masyarakat Indonesia. “Lemonilo sangat senang dapat berkolaborasi dengan keluarga The Baldys. Keluarga ini memiliki misi yang selaras dengan Lemonilo sebagai brand yang ingin membuat gaya hidup sehat bisa diakses oleh siapa saja dan menjadikan hidup sehat sebagai sesuatu yang normal.”

“Excited dan bahagia banget bisa menjadi bagian dari keluarga Lemonilo sekaligus dipercaya menjadi Brand Ambassador produk Mie Instan Lemonilo. Karena Mie Lemonilo ini terbuat dari bahan alami, tanpa penyedap rasa, pengawet, dan juga tanpa pewarna buatan sehingga sangat aman dikonsumi oleh keluarga kami. Kesehatan adalah yang utama, terlebih dengan kondisi pandemi ini di mana gaya hidup sehat sudah menjadi kebutuhan mutlak agar imunitas tubuh juga selalu terjaga,” demikian ungkapan dari Baldy Mulia Putra mewakili keluarganya.


Dengan adanya mie instan Lemonilo, kita tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi mie instan setiap hari. Selama ini, banyak orang yang khawatir dalam mengkonsumsi mie instan. Selain itu, kita juga tetap melakukan gaya hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. 

Reading Time: