Agustus 2017 - Fuji Astuty

Jumat, Agustus 04, 2017

Panorama Pulau Berhala
Agustus 04, 2017 9 Comments
Indonesia memiliki banyak pulau dan salah satunya adalah pulau Berhala. Pulau Berhala berada di selat Malaka dan terletak di kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Pulau ini terletak di luar dari NKRI dengan luas sekitar 14.75 ha.

Karena berbatasan dengan negara tetangga, maka pulau ini dijaga oleh para Marinir. Sehingga para marinir inilah yang menghuni pulau ini. Pulau sini juga menjadi salah satu tempat penangkara penyu di Indonesia. Namun, telur-telur penyu banyak dicuri, sehingga telur-telurnya berkurang. Bila kita saling menjaga tentu saja, negeri kita akan kaya bukan saja hasil alam tapi hewan-hewannya. Dan ini juga menjadi salah satu keinginan orang untuk berkunjung karena adanya penangkaran penyu. Sedangkan induk dari penyu berada di lautan.

Ia akan muncul ketika sunyi. Induk penyu memiliki tubuh yang besar, karena besarnya sehingga 5 orang bisa mengangkatnya. Bisa dibayangkan berapa kali besarnya penyu tersebut. Sekitar 2 atau 3 jam perjalanan dari kota Medan ke Pelabuhan Serdang Bedagai dan butuh waktu 4 sampai 5 jam lagi menyeberang dengan kapal untuk sampai ke Pulau tersebut.

Tidak ada penginapan khusus di Pulau ini, jika ingin menginap bisa menyewa mess marinir atau membawa tenda sendiri. Sedangkan untuk makan dan minum, kita memasak sendiri atau membawa koki yang ahli masak. Mereka yang pernah ke sana mengatakan bahwa pulau itu sangatlah indah. Dan saya pun mengatakan demikian.

Di Pulau Berhala kita dapat melihat keindahan lautan melalui mercusuar. Mercusuar ini dibangun untuk mengawasi wilayah perairan Pulau Berhala yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Untuk pergi ke mercusuar di Pulau Berhala, harus menaiki anak tangga sekitar 800 anak tangga berbeda dengan di Pulau Pandang.

Kita harus menaiki jalan seperti bukit. Dari mercusuar kita dapat melihat pulau sokong nenek dan pulau sokong datuk di tengah lautan lepas. Di pulau Berhala, airnya masih jernih dan banyak ikan, cumi dan lainnya. Selain itu memiliki terumbu karang. Tempat ini, juga sering dikunjungi oleh wisata lokal. Dan ramai saat liburan panjang.

Bahkan menjadi tempat yang mengasyikan untuk moment pergantian tahun. Banyak acara yang dibuat oleh wisata lokal mulai dari api unggun hingga pesta lampion. Selain itu, bagi orang yang suka dengan memancing, tidak akan membuang kesempatan itu.
Reading Time:

Selasa, Agustus 01, 2017

Menjelajah Ke Pulau Mursala dan Pulau Lainnya
Agustus 01, 20171 Comments
Sibolga, tentu banyak yang pernah dengar daerah Sibolga. Sibolga berada di Pulau Sumatera, tepatnya di Provinsi Sumatera Utara dan di daerah Tapanuli Tengah. Namun, masih sedikit yang mengetahui bahwa di kota Sibolga memiliki tempat wisata alam yang sangat cantik yaitu Pulau Mursala. Selain itu banyak pulau-pulau yang cantik disekitar Pulau Mursala dan kita bisa mencapai ke tempat itu dengan menggunakan boat. Liburan yang menyenangkan akan menjadi indah bila kita mengisi dengan sesuatu yang bermanfaat. Perjalanan kali ini saya ke Pulau Mursala. Sudah lama saya ingin ke Pulau tersebut. Saya mendengar kabar bahwa mau ke Pulau itu menggunakan boat. Dan saya mengunjungi banyak pulau-pulau lainnya. Tentu saja sedikit penghuninya dan dikelilingi laut. Ketika tiba di Sibolga, saya dan rombongan lainnya singgah dulu di rumah penduduk. Mereka sangat ramah, dengan menyajikan makanan dan juga minuman hangat serta tempat untuk menggantikan pakaian. Setelah itu, kami mulai melakukan perjalanan ke Pulau Mursala dengan boat. Tapi sebelum ke Pulau Mursala, kami singgah dulu di Pulau Putri.

Pulau Putri
Di tempat itu memiliki air yang berwarna-warni. Ada warna hijau muda, tua dan biru. Juga memiliki pasir putih yang lembuh dan halus. Di pulau putri telah disediakan pondok-pondok untuk istirahat yang disertai dengan bangku. Sehingga bisa untuk makan sambil menikmati keindahan alam. Pulau putri cocok untuk berphoto karena memiliki view yang menarik. Setelah puas berphoto, kemudian perjalanan dilanjutkan ke Pantai Hibadalu. Dari Pulau Putri sekitar setengah jam. Pada pantai ini memiliki banyak karang. Juga ada beberapa bukit yang ditumbuhi pohon-pohon. Sehingga bukit itu terlihat hijau. Selain itu terdapat banyak ikan dan kepiting. Salah satunya ikan nemo. Seperti pada film finding nemo. Di Pulau Hibadalu, cocok untuk dilakukan snorkling. Kemudian perjalanan dilanjutkan kembali dengan kapal dan ditemani matahari yang cukup baik serta menghangatkan tubuh. Cuaca cerah, awan biru keputih-putihan.

Pantai Hibadalu dan Pulau Mursala
Di pantai ini banyak terdapat karang dan berada di antara bukit-bukit. Airnya berwarna hijau. Juga terdapat banyak ikan dan kepiting. Tempatnya masih asri dan bersih. Juga cocok untuk snorkling. Setelah itu menuju ke Pulau Mursala. Hal yang menunjukkan bahwa kita pernah ke Pulau Mursala adalah dengan melihat air terjun Pulau Mursala. Dan ini menjadi icon di Pulau Mursala. Selain itu, air terjun ini pernah menjadi tempat film King Kong tahun 2005, film garapan Peter Jackson. Mengenai kisah Pulau Mursala, saya hanya mendengar sedikit tentang Pulau Mursala. Menurut salah kapten kapal yang membawa kami, bahwa Pulau Mursala dulunya ada Musholla tempat untuk orang sholat dari para pendatang, sehingga namanya menjadi Pulau Mursala. Sayangnya musholla tersebut tidak ada lagi. Dari penuturan kapten kapal. Kemudian perjalanan dilanjutkan kembali menuju Blue Spot. Tempat ini dikelilingi oleh lautan dan bukit juga air yang hijau, di mana bukit-bukitnya ditumbuhi oleh pohon-pohon.



Dan perjalanan dilanjutkan ke Pulau Talam. Dikatakan Pulau Talam karena berbentuk seperti talam. Airnya hijau muda dan di Pulau itu terdapat pasir putih yang halus dan lembut, juga dikelilingi pohon-pohon. Dari Pulau Talam, perjalanan dilanjutkan kembali menuju cottage. Sepanjang perjalanan dikelilingi lautan dan bukit-bukit yang ditanami oleh pohon-pohon. Begitu banyak tempat-tempat yang sangat menarik di Sibolga ini, tentu saja tidak mungkin dihabiskan dalam satu hari. Maka kamipun beristirahat di cottage. Ini adalah pengalaman pertama saya, tinggal dan bermalam di cottage di tengah-tengah lautan. Sebenarnya cottage ini adalah rumah penduduk. Ketika kita melihat ke bawah, kita melihat laut yang warnanya biru mudah dan kehijau-hijauan bukan tanah. Ada ikan yang kecil-kecil dan banyak. Dengan kamar mandi di luar, tanpa atap. Namun, saya menikmatinya karena saya bisa belajar untuk hidup lebih sederhana lagi.

Keesokkan hari perjalanan dilanjutkan ke tempat-tempat yang asyik. Sayang sekali cuaca kurang mendukung dibandingkan dengan kemarin. Air pasang disertai ombak dan hujan. Kami di kapal hanya bisa berdoa dan berzikir. Saya jadi teringat saat perjalanan ke Pulau Pandang. Di mana ketika saya berangkat menuju pulau itu, cuaca kurang baik dan ombak cukup kuat. Akhirnya tidak semua tempat bisa di kunjungi, namun saya ambil hikmah dan saya yakin Allah memiliki rencana yang indah. Kami hanya pergi ke Pulau Silabu-labu, itupun boat yang membawa kami harus putar arah karena ombak yang cukup kuat.

Pulau Silabu-labu
Pulau ini berada di depan Pulau Kalimantung. Tempatnya sangat menarik untuk photo-photo. Karena kurang mendukung, kami hanya berphoto-photo di Pulau Silabu-labu. Setelah itu kami pun menuju ke Pulau Bakar.



Pulau Bakar
Menurut masyarakat dikatakan Pulau Bakar, bila di lihat dari jauh pulau ini berwarna kemerah-kemarahan seakan-akan terbakar. Setelah itu, kami kembali ke pelabuhan untuk menginap lagi. Walau belum semua terjelajahi, namun telah terobati dengan berkunjung ke banyak pulau di Sibolga.




Reading Time: